Tidak Hanya Menjaga Kelestarian Alam, Sungai dan Pohon Bisa Mensejahterakan Bila Diperlakukan Dengan Baik

Kabarkite.com,MURATARA – Ada banyak manfaat menanam pohon yang bisa didapatkan baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

Jangan menunggu penanaman massal. Kegiatan positif ini bisa dimulai dari lingkungan tempat tinggal kita dengan menanam satu batang pohon terlebih dahulu.

Jika dilakukan secara rutin, maka tanpa terasa kita sudah berkontribusi terhadap lingkungan yang akhirnya menjadi lebih teduh, asri, dan sehat, untuk keluarga maupun lingkungan sekitar kita.

Bupati Musi Rawas Utara (Muratara), H Devi Suhartoni (HDS), selalu gencar mensosialisasikan dan bertindak kongkrit agar lingkungan maupun aliran sungai dapat dilestarikan dengan baik.

Menurut HDS, lingkungan dan air merupakan bagian dari sumber kehidupan, sudah kewajiban bagi masyarakat untuk menjaga dan merawatnya.

“Sungai Kita Rupit Rawas adalah sungai kehidupan masyarakat, mari kita sama-sama jaga sungai kita,” tuturnya, Sabtu (9/10/2021).

Apabilah sungai sudah dirawat dengan baik, maka akan mendapat manfaat yang berlimpah dari kekayaan yang terkandung didalam sungai.

“Kita jaga ikannya dan hentikan sentrum, jaga, andai tidak ada setrum dalam 1 tahun dan terus dijaga, saya yakin sungai ini akan banyak sekali menolong ekonomi rakyat, sebab ikan banyak dan murah, serta siapapun makan belauk dan bergizi untuk anak-anaknya,” sebutnya

Bupati HDS, juga mengajak agar rakyatnya menanam pohon-pohon disepanjang aliran sungai, agar tampak tambah indah dan bernilai.

“Mohon kiranya, masyarakat menanam pohon dipinggir sungai, apakah itu buah-buahan atau pohon beringin, pohon bengkal, pohon bungor. Insya allah setiap pohon ditanam akan memberi pahala kepada yang menanamnya,” imbuhnya.

“Bisa menanam manggis atau nangka sayur, ini bisa menajadi sumber sedekah dan ekonomi kedepan buat siapa yang menanamnya,” tambahnya.

Bupati Devi juga mencontohkan, kesuksesan masyarakat di Wilayah lain yang telah berhasil membudidaya pohon, hingga mampu menyekolahkan anak-anak ke Perguruan Tinggi.

“Ada contoh, dibeberapa Daerah ketika saya dirantau, ketika mereka baru nikah, mereka menanam Pohon jati 20 batang, kenapa jati, ketika anak mereka umur 20 tahun mau kuliah maka mereka tebang mungkin 5 atau 10 buat biaya masuk kuliah atau masuk kerja, dan anak-anak mereka dari kecil dijelaskan, rawat ini buat kamu sekolah,” jelas HDS.

“Maka banyak anak-anak dari tidak mampu dikampung itu bisa kuliah ditempat kuliah yang bagus, karena anaknya ditanam hidup empati prihatin dan mencintai lingkungan hidup,” sambungnya.

Kader super potential PDI Perjuangan Provinsi Sumsel ini, mengajak rakyatnya untuk berpikir efek jangka panjang akan kehidupan yang lebih baik.

“Berpikir simple jangka panjang penting, tidak merusak lingkungan dan mendapat duit halal walau sedikit dan penuh barokah,” ungkapnya.

Saya, kata Bupati Devi, mulai menanam pohon sejak 2017 dan alhamdullilah beberapa sudah besar dan bisa menjadi pelindung DAS (Daerah Aliran Sungai).

“Semoga sungai kita terus terjaga dan dalam kebaikan untuk semua,” tutupnya.

 

(Ed/Red)

Klik : Sumber Berita
Author: kabarkite