Terkait Realisasi Kegiatan Tahun lalu, LSM PEKAN Bakal Laporkan BPBD Pemkab Mura Ke APH

Kabarkite.com, Musirawas – LSM Pemerihati Kebijakan Aparatur Negara (PEKAN) telah melakukan investigasi atas dugaan penyimpangan terkait, pengelolaan kegiatan anggaran tahun 2020 lalu pada OPD Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Musi Rawas (Mura) secepatnya bakal diteruskan kepada pihak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk ditindak lanjuti.

“Dari investigasi yang kami lakukan, temuan adanya penyimpangan itu mengerucut pada tiga item kegiatan yakni yang dilaksanakan BPBD tahun lalu. Kegiatan ini ialah , realisasi pengadaan makan dan minum harian pegawai, pengadaan alat kebencanaan dan kegiatan karhutla bangub,” Ujar Ketua LSM-PEKAN Heru Kurniawan, SP kepada Wartawan (5/03).

Dijelaskannya, indikasi penyimpangan pada tiga kegiatan ini sudah cukup bukti permulaan guna diteruskan ke pihak APH, seperti pengadaan makan minum pegawai dengan dana Rp.203 juta pertahun. Terindikasi terjadi mark-up dan realisasinya tidak sesuai dengan yang di LPJ kan oleh Pihak BPBD, fakta yang di temukan makan minum yang di terima para pegawai atau petugas lingkungan BPBD hanya dihari Senin dan Kamis saja sedang petugas setiap hari bekerja.

“Pada LPJ makan dan minum pegawai menerima setiap hari, namun faktanya hanya dihari Senin dan Kamis saja. Kamipun sudah memilik data bahwa setiap tiga bulan sekali dana makan minum dicairakan oleh pihak BPBD, dari dokumen tersebut terlihat adanya dugaan mark-up,” tegasnya.

Kemudian,lanjutnya, untuk realisasi kegiatan pengadaan alat-alat kebencanaan. Pihak LSM PEKAN menduga tidak ada pengadaan alat direalisasikan, selain pembelian alat suku cadang untuk lakukan servis saja.

“Sedangkan mengenai bantuan gubernur Karhutla dengan dana Rp. 1 Miliar, diduga realisasi kegiatan tidak sesuai dengan besaran dana yang tersedia,” Cetusnya.

Diapun memastikan senin pihaknya segera memasukkan laporan terkait indikasi penyimpangan dilingkungan BPBD pada anggaran tahun lalu, pada pihak Kejaksaan.

Sementara itu Kepala BPBD kabupaten Mura , ingin diminta tanggapannya terkait hal itu tidak bisa ditemui dan dikonfirmasi via ponsel tidak bisa.
(Rudi Tanjung)