Silaturahmi SMSI Silampari, Solihin : Mengkritik Itu Tugas Kita, Tapi Harus Rasional

LINGGAUMETROPOLIS.COM–Pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Silampari mencakupi Kota Lubuklinggau, Kabupaten Musi Rawas dan Kabupaten Musi Rawas Utara berdiskusi dengan wartawan senior sekaligus CEO Linggau Pos Gruop, Solihin, Selasa (1/09/2020).

BACA JUGA

Kisah Inspiratif, Anak Tukang Janur Lubuklinggau Dapat Beasiswa Kuliah ke Jogjakarta

Bertempat diruang kerjanya di graha pena Linggau Pos pengurus SMSI Silampari yang hadirAgus Hubya (ketua), Sri Prades (sekretaris), Sudirman (Bendahara), Rudi dan Amir (wakil ketua) serta Iman Santoso (pansehat) diterima dengan hangat dan bersemangat.

PILIHAN EDITOR

Walikota Lubuklinggau Benar Terpapar Covid, Kondisinya Sudah Membaik, Nanan Ucapkan Terimakasih Atas Doa Dari Masyarakat

Dirut PT MDS Bongkar Persoalan Perumahan PT Buraq

PNS Kantor Camat Linggau Utara I Jadi Buronan Polisi,Diduga Maling Genset dan AC

Agus Hubya mengatakan kedatangan para pengurus SMSI Silampari bertujuan untuk bersilaturahmi setelah menerima SK langsung dari Ketua Umum SMSI beberapa hari lalu di Palembang.

Dalam pertemuan ini juga pengurus SMSI Silampari meminta arahan dan nasehat dari Solihin yang merupakan penasehat SMSI Silampari.

” Saya mengucapkan selama kepada kawan-kawan pengurus SMSI Silampari, Bumi Silampari menunjukan semangat persatuan tiga daerah Kota Lubuklinggau, Musi Rawas dan Muratara”kata Solihin

Menurut,Solihin, sejauh ini media siber atau media Online di wilayah Silampari sudah cukup baik dalam menyajikan informasi, kendati demikian dengan telah terbentuknya SMSI Silampari, khususnya media-media siber yang tergabung dapat lebih menjalankan kode etik dan pedoman penulisan berita siber.

” Kita menulis itu harus dengan rasional jangan menggunakan emosional, kalau emosional maka rasionalnya hilang, nah ini yang tidak kita inginkan, kritik terhadap pemrerintah itu kewajiban kita sebagai media untuk mengingatkan pemerintah, salah juga kita kalau ada yang salah atau keliru kita hanya diam,”tegas wartawan senior ini.

Dia berharap,kedepan media siber dapat mentaati aturan-aturan pers yang berlaku, mulai dari kode etik jurnalistik, pedoman siber dan aturan-aturan lainnya. (*)