Hari

Siklon Tropis 91S Mendekat: Siap Siaga Hujan Lebat di Sumbar, Sumut, dan Aceh!

Laporan oleh Ayu
Bagikan
Siklon Tropis 91S Mendekat: Siap Siaga Hujan Lebat di Sumbar, Sumut, dan Aceh!, 12, Desember, 2025, 06:41:46. Tag: News

BMKG mengidentifikasi adanya perkembangan signifikan dalam dinamika atmosfer yang berpotensi meningkatkan intensitas curah hujan di sebagian wilayah Sumbar pada periode itu, kata Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau, Desindra Deddy Kurniawan.

Dia juga mengimbau agar masyarakat serta wisatawan dapat meningkatkan kewaspadaan, dan bagi penerbangan Krui-Bandarlampung agar dapat menyesuaikan standar operasional prosedur yang mereka miliki dengan kondisi cuaca yang terjadi agar dapat memberikan pelayanan penerbangan yang aman bagi masyarakat.

Dinamika atmosfer aktif saat ini mempengaruhi intensitas hujan di wilayah Sumatera, dan Bibit Siklon 91S berpotensi memicu peningkatan curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di sebagian wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Bengkulu, dan Lampung.

Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa 91S berpotensi memberikan dampak tidak langsung terhadap intensitas curah hujan di sebagian wilayah Sumatera.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menginstruksikan 15 kabupaten dan kota di wilayahnya untuk meningkatkan kewaspadaan dalam menghadapi pergerakan Siklon Tropis 91S yang saat ini berada di Samudera Hindia sebelah barat Provinsi Lampung.

Terkait wilayah terdampak, dia menyampaikan bahwa hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat berpotensi terjadi di Kabupaten Kepulauan Mentawai dan Kabupaten Pesisir Selatan.

Sementara itu, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi di Kabupaten Pasaman Barat, Kabupaten Pasaman, Kabupaten Agam, Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Padang Pariaman, Kota Pariaman, Kota Padang, Kabupaten Solok, Kabupaten Solok Selatan, Kabupaten Sijunjung, dan Kabupaten Dharmasraya.

Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau Padang Pariaman mengingatkan masyarakat di Sumbar untuk waspada terhadap potensi cuaca ekstrem imbas bibit siklon itu pada 11 hingga 13 Desember 2025.

Direktur Meteorologi Publik BMKG, Andri Ramdhani, mengimbau masyarakat terutama di wilayah pesisir barat-selatan Sumatera hingga wilayah Banten, untuk mewaspadai potensi hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga mendeteksi perkembangan Bibit Siklon Tropis 91S di Samudera Hindia sebelah Barat Provinsi Lampung. Sejak awal pembentukan, BMKG melakukan monitoring intensif 24 jam untuk mengamati pergerakan, intensitas, dan potensi dampaknya.

Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto, menjelaskan, berdasarkan analisis terkini, pergerakan 91S diprakirakan cenderung bergerak ke arah selatan hingga barat daya mulai 11 Desember 2025 siang atau sore hari.

Sinergi ini memastikan informasi ancaman diterima dengan cepat dan ditindaklanjuti secara efektif oleh semua pihak, sehingga mampu memitigasi risiko dan mencapai keselamatan masyarakat secara maksimal, ujar Andri.

Dia menjelaskan bahwa Gubernur Lampung pun telah mengeluarkan instruksi bagi bupati dan walikota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana hidrometeorologi.

Pemerintah daerah melalui BPBD juga diminta memastikan kesiapsiagaan menghadapi potensi banjir dan gangguan cuaca lainnya.

Wilayah-wilayah tersebut berpotensi terdampak banjir, banjir bandang, dan longsor bergantung pada tingkat kerawanan masing-masing wilayah, ujar dia.

Kita harus siap siaga karena dalam pekan ini ada hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi, sehingga harus bisa diantisipasi sejak dini, katanya.

Dia mengatakan meski siklon tersebut sudah mulai bergerak menjauh, pemerintah daerah tetap siap siaga dalam mengantisipasi terjadinya bencana hidrometeorologi.

Oleh karena itu, BMKG mengimbau masyarakat di wilayah terdampak agar tetap tenang, tidak panik, dan terus memperbarui informasi cuaca dari BMKG secara real-time.

Untuk sektor pelayaran, perikanan, dan transportasi laut, diimbau untuk menyesuaikan kegiatan operasionalnya berdasarkan peringatan gelombang tinggi yang berlaku.

Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, mengimbau masyarakat agar tetap tenang tetapi waspada.

“BMKG Pusat bersama BMKG Provinsi telah melakukan koordinasi dengan BNPB dan BPBD di wilayah terdampak untuk memastikan langkah mitigasi berjalan optimal sesuai kondisi potensi cuaca yang dipengaruhi oleh keberadaan 91S,” kata Guswanto.

Kolaborasi lintas sektoral yang solid adalah kunci utama untuk menciptakan keharmonisan antara sistem peringatan dini (early warning) dan tindakan dini (early action).

Desindra mengatakan, anomali suhu muka laut yang bernilai positif mengindikasikan suplai uap air dan kelembapan relatif yang tinggi di pesisir barat Sumbar sehingga mendukung pertumbuhan awan-awan hujan.

“Masyarakat juga harus waspada adanya potensi peningkatan tinggi gelombang di Samudra Hindia mulai dari sebelah barat Nias hingga selatan Banten, serta di perairan Selat Sunda bagian Selatan,” kata Faisal melalui siaran pers.

BMKG mendeteksi Bibit Siklon Tropis 91S sejak 7 Desember 2025 pukul 07.00 WIB melalui pemantauan Tropical Cyclone Warning Centre (TCWC) Jakarta.

Selanjutnya, sistem diperkirakan mulai menunjukkan pola pergerakan yang konsisten ke barat daya, menjauhi wilayah Indonesia pada 12 Desember 2025.

Bupati dan jajarannya, khususnya di Lampung Selatan, Pesisir Barat, Lampung Barat, dan Tanggamus, untuk bisa siap siaga dalam menghadapi siklon yang mulai mendekat, ucap dia.

Gambar satelit menunjukkan sekelompok besar hujan dan badai di dekat Filipina pada Selasa sore, waktu setempat.

Kami sudah melakukan rapat dengan organisasi perangkat daerah terkait untuk menanggapi arahan dari BNPB, Basarnas, dan BMKG terkait siklon yang bergerak ke arah Lampung dan Bengkulu hari ini, ujar Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, di Bandarlampung.

BMKG menegaskan potensi 91S untuk berkembang menjadi siklon tropis dan memasuki wilayah daratan, seperti halnya Siklon Tropis Senyar, berada dalam kategori rendah.

Saya juga mohon doanya semoga di situasi alam yang cukup mempunyai tantangan hari ini dengan siklon yang memang hari ini bergerak mendekati khususnya di wilayah Lampung dan pesisir, semoga tidak terjadi hal yang tidak diinginkan, tambahnya.

Bagikan
Berita Terkait

TERKINI POPULER TERPILIH