Hari

Selamat Jalan, Budayawan Terkemuka Romo Mudji Sutrisno: Warisan Karya dan Inspirasi yang Tak Terlupakan

Laporan oleh Ayu
Bagikan
Selamat Jalan, Budayawan Terkemuka Romo Mudji Sutrisno: Warisan Karya dan Inspirasi yang Tak Terlupakan, 29, Desember, 2025, 08:35:10. Tag: News

Kabar duka menyelimuti dunia intelektual dan rohani di Indonesia. Franciscus Xaverius Mudji Sutrisno, SJ, seorang rohaniwan Katolik dan budayawan terkemuka, menghembuskan nafas terakhirnya pada Minggu malam, 28 Desember 2025. Di usia 71 tahun, Romo Mudji dipanggil Tuhan pada pukul 20.43 WIB di RS Carolus Jakarta akibat sakit.

Rohaniwan ini dikenal luas sebagai penulis sejak tahun 1983. Karya-karyanya yang terkenal biasanya berupa nonfiksi, seringkali mengangkat tema filsafat serta kritik terhadap kebijakan negara dan para pemimpinnya. Ia menghasilkan tulisan hampir setiap tahun, menjadikannya sosok yang sangat berpengaruh dalam dunia literasi Indonesia.

Selain keberhasilannya dalam menulis, Romo Mudji juga aktif berkontribusi di bidang pendidikan dan sosial. Dia selalu berusaha untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat dan siswa-siswanya. Kabar duka ini disampaikan oleh Ketua STF Diyarkara, Pastor Simon Lili Cahyadi, yang turut merasakan kepergian seorang sahabat dan mentor yang hebat.

Jenazah Romo Mudji rencananya akan disemayamkan di Kolese Kanisius, Menteng, Jakarta Pusat. Keputusan ini diambil agar para pelajar dan masyarakat dapat memberikan penghormatan terakhir kepada salah satu tokoh yang sangat dihormati. Masyarakat umum dan kalangan intelektual berduka atas kepergiannya.

Selama masa hidupnya, Romo Mudji bukan hanya seorang akademisi, tetapi juga pernah menjabat sebagai anggota Komisi Pemilihan Umum di periode 2000 hingga 2007. Namun, ia lebih memilih untuk melepaskan jabatan tersebut agar dapat lebih fokus dalam mengajar dan melakukan kegiatan sosial yang ia cintai.

Dikenal sebagai seorang yang memiliki pemahaman mendalam mengenai persoalan kebangsaan, ia mampu menjelaskan isu-isu kompleks dengan analogi yang mudah dipahami oleh masyarakat awam. Hal ini membuatnya semakin dicintai dan dihormati oleh berbagai kalangan, baik pelajar maupun masyarakat umum.

Franciscus Xaverius Mudji Sutrisno, SJ, adalah salah satu figura penting dalam sejarah pendidikan dan rohani di Indonesia. Melalui karya-karyanya yang mendalam dan cara berpikirnya yang kritis, kontribusinya akan selalu dikenang. Keberaniannya dalam bersuara mengenai isu-isu yang terkait dengan negara dan masyarakat menciptakan ruang diskusi yang lebih baik.

Dengan kepergian Romo Mudji, Indonesia kehilangan seorang cendekiawan yang berkomitmen tinggi terhadap pendidikan dan pengembangan masyarakat. Semoga karya dan pengabdian beliau akan terus menginspirasi generasi mendatang untuk berkontribusi lebih banyak kepada masyarakat.

Di era yang kian berkembang ini, diharapkan akan lahir banyak tokoh-tokoh baru yang melanjutkan perjuangan Romo Mudji dalam mendorong perubahan positif bagi tanah air. Melalui kita semua, ingatan dan dedikasi Romo Mudji akan hidup selamanya.

Bagikan
Berita Terkait

TERKINI POPULER TERPILIH