Satu Tahun Pandemi, Ini Kata Pengamat Pendidikan Kabupaten Empat Lawang

Laporan: Agus Subhan Bakin

EMPATLAWANG-Sudah hampir satu tahun lamanya dunia pendidikan menerapkan sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) daring dan luring dikarenakan pandemi Covid-19 yang masih saja merajalela.

PJJ diterapkan di dunia pendidikan agar bisa memutus mata rantai penyebaran Virus Corona. Kesehatan dan keselamatan ialah yang utama, namun pada kenyataannya PJJ daring hanya bisa berjalan di tengah kota yang terjangkau oleh sinyal internet saja. Berbeda halnya dengan di kota, faktanya masih banyak wilayah di Indonesia yang tak terjamah sinyal internet.

Terkhusus di Empat Lawang, masih ada beberapa desa yang tak terjangkau oleh sinyal internet.

Hal ini diungkapkan oleh Nurdin selaku Ketua Dewan Pendidikan sekaligus Pengamat Pendidikan di Kabupaten Empat Lawang.

Nurdin menjelaskan PJJ daring sangat bagus jika di daerah Kota dalam hal ini ialah Tebing Tinggi, namun masih ada beberapa desa seperti Desa Lubuk Gelanggang, Ulak Sabuk, Remantai, Canggu, Kembahang, dan desa-desa lainnya yang tak terjangkau sinyal internet.

“Karena itulah, di Empat Lawang PJJ-nya selain daring juga menerapkan luring bagi daerah yang tidak ada sinyal internet,” kata Nurdin. Selasa (16/3).

Yang dilakukan oleh sekolah, lanjut Nurdin, yakni menerapkan sistem PJJ luring yang mana sekolah membagi jadwal masuk siswa menjadi 2 shift.

“Yang dilakukan oleh pemerintah sistem 2 shift, siswa masuk setengah dari jumlah yang ada di kelas. Dan dibuat jadwalnya per kelas. Misal hari Senin jadwalnya kelas 6,” ujarnya.

Nurdin menuturkan, keinginan masyarakat dan siswa untuk belajar di Empat Lawang cukup tinggi. Pemerintah pun sudah memberikan fasilitas berupa pemberian dana afirmasi untuk membeli alat daring (handphone, red) serta pemerintah juga sudah memberikan dana untuk perlengkapan protkes lengkap. Selain itu pemerintah juga sudah memasukkan internet gratis ke desa yang terisolir agar internet mudah dijangkau.

Selain itu, Nurdin juga mengatakan bahwa untuk mensukseskan PJJ di era pandemi ini, tak hanya cukup mengandalkan peran dari guru-guru, namun juga dibutuhkan peran orang tua untuk mengawasi pembelajaran anak dari rumah.

“Kewajiban guru di jam kerja, di luar sekolah kewajiban orang tua. Oleh karena itu saya berharap orang tua juga ikut andil mengawasi belajar anak di rumahnya,” tutur Nurdin.*

Sumber : Berita Selengkapnya…

Klik : Sumber Berita
Author: kabarkite