RS Siti Aisyah Diduga Tidak Isolasi 30 Orang Kontak Erat Nakes Yang Terpapar Corona, Kadinkes: Harusya Isolasi Mandiri

LINGGAUMETROPOLIS.COM – Gawat, pihak Rumah Sakit Siti Aisyah (RSSA) Kota Lubuklinggau diduga tidak mengisolasi/mengkarantina lebih kurang 30 orang yang kontak erat dengan tenaga kesehatan IGD yang terpapar corona.

Di RS Siti Aisyah Kota Lubuklinggau, ada beberapa tenaga medis yang dinyatakan terpapar akan tetapi ada beberapa yang termasuk dalam tracking yang masih menunggu hasil Swab, masih dipekekerjakan atau beraktifitas seperti biasanya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sumber yang tidak mau disebutkan namanya dan juga selaku salah satu tenaga medis yang berada di RS Siti Aisyah Kota Lubuklinggau, menerangkan bahwa ada kasus terkonfirmasi Covid-19 pada tenaga kesehatan dan lainnya di IGD RS Siti Aisyah sebanyak 5 orang, dimana saat ini terjadi penambahan jumlah kasus konfirmasi di IGD yang mula-mula 1 orang bertambah 3 orang, kemudian bertambah 1 orang lagi.

Perihal inilah yang membuat beberapa tenaga medis dan staf RS Siti Aisyah Kota Lubuklinggau merasa khawatir akan klaster di RS Siti Aisyah tersebut.

Salah satu tenaga medis yang minta dirahasikan namanya ini mengatakan kepada awak media saat dikonfirmasi melalui telpon seluler, “Kami sangat resah dengan hal yang terjadi di RS Siti Aisyah saat ini, karena dari hasil tracking dari yang terpapar ada sekitar kurang lebih 30 orang dan sekarang lagi menunggu hasil Swab, akan tetapi dari beberapa orang masih dipekerjakan dan beraktifitas seperti biasanya bukan seharusnya di isolasi secara mandiri. Bahkan kami sudah mengajukan tuntutan kepada pihak direksi RS Siti Aisyah untuk karantina mandiri selama masa tracing, memenuhi APD level 2 dan 3 di IGD, serta memenuhi kebutuhan vitamin dan extra fooding, akan tetapi sampai saat ini belum juga mendapatkan respon positif dari pihak direksi, kami khawatir hal ini dapat menimbulkan dan membuat penyebaran semakin banyak,” ujarnya.

Saat awak media ingin mengonfirmasikan hal terkait kepada Dr Charly selaku pihak direksi RS Siti Aisyah dan Dr Jenita selaku juru bicara penanganan Covid-19 Kota Lubuklinggau melalui telpon seluler, sampai berita dinaikkan belum ada jawaban dari pihak tersebut.

Sedangkan menurut Cikwi selaku Kepala Dinas Kesehatan Kota Lubuklinggau, saat dihubungi melalui  WhatsApp, mengatakan “Setahu saya kita lakukan tracing dengan pengambilan swab pada orang-orang yang kontak erat, mereka yang sudah di swab diharuskan melakukan isolasi mandiri sambil menunggu hasil lab,” papar Cikwi. (*)

Artikel RS Siti Aisyah Diduga Tidak Isolasi 30 Orang Kontak Erat Nakes Yang Terpapar Corona, Kadinkes: Harusya Isolasi Mandiri pertama kali tampil pada Linggau Metropolis.