Pemberian Makanan Tambahan Balita untuk mencegah stunting Oleh Pemdes Noman Baru

Kabarkite.com, Muratara – Anak-anak kita adalah masa depan bangsa. Memperhatikan pemenuhan asupan gizi sangat diperlukan untuk tumbuh dan kembang mereka. Untuk memenuhi kebutuhan gizi yang dibutuhkan. Untuk itulah pemerintahan desa Noman Baru menganggarkan dari DD tahun 2021 pemberian tambahan makanan gizi bagi balita dan ibu hamil.

Sejalan dengan program pemerintah dalam mencegah stunting, pemberian makanan tambahan sudah di atur dalam Permenkes RI nomor 51 tahun 2016 tentang Standar Produk Suplementasi Gizi. Dalam Permenkes itu telah diatur Standar Makanan Tambahan untuk Anak Balita, Anak Usia Sekolah Dasar, dan Ibu Hamil.

Aneka makanan tambahan untuk memenuhi standart kebutuhan gizi balita.
Makanan tambahan yang diberikan ini mencakup suplementasi gizi untuk melengkapi kebutuhan gizi agar mencapai berat badan sesuai usia. Tiap 100 gram PMT mengandung 450 kalori, 14 gram lemak, 9 gram protein, dan 71 gram karbohidrat. PMT Balita mengandung 10 vitamin (vitamin A, B1, B2, B3, B6, B12, D, E, K, dan Asam Folat) dan 7 mineral (besi, zink, fosfor, selenium, dan kalsium). Setiap bungkus PMT Balita terdiri dari 12 keping biskuit atau 540 kalori (45 kalori per biskuit). Usia 6-11 bulan diberikan 8 keping per hari selama 1 bulan, setara dengan 20 bungkus PMT Balita. Usia 12-59 bulan diberikan 12 keping per hari selama 1 bulan, setara dengan 30 bungkus PMT Balita. Bila berat badan telah sesuai, pemberian PMT Balita dihentikan dan untuk selanjutnya mengonsumsi makanan keluarga gizi simbang.

Melalui kader posyandu di 7 (tujuh) dusun, makanan tambahan ini diberikan, berupa Makanan Pendamping Air Susu Ibu (Kabarkite.com – ASI) untuk bayi dan anak usia 6 – 23 bulan dan makanan tambahan untuk pemulihan anak balita 24-59 bulan berupa makanan keluarga.

Program tersebut juga memberikan layanan kesehatan bagi bayi dan balita yang komprehensif, meliputi pemberian makanan tambahan tinggi gizi dan nutrisi, monitoring atas pertumbuhan anak secara berkala, pendidikan gizi untuk ibu hamil, hingga follow up kesehatan bayi dan balita setiap bulan.

Kepala Desa (kades) Noman Baru Erwandi bersama istri didampingi kader kesehatan menyalurkan makanan tambahan gizi kepada ibu hamil dan anak-anak bersumber dari DD TA. 2021 bertempat di Kantor Desa Kamis (27/5/2021).

Kades Erwandi mengatakan, pembagian makanan tambahan gizi itu untuk pencegahan stunting kepada masyarakat khususnya ibu hamil dan anak yang kurang gizi.

“Makanan tambahan gizi ini di peruntukan untuk kesehatan ibu hamil dan anak kurang gizi. Bagi yang belum juga mendapatkan berarti tidak termasuk dalam kategori penerima pencegahan stunting,” Ucapnya.

Pemdes desa Noman Baru juga membagikan gizi tambahan ke Paud dan TK yang ada didesa Noman Baru.

Perlu diketahui untuk pemberian makanan tambahan (PMT) untuk balita pada posyandu merupakan program pembanguan desa sub bidang kesehatan yang dilakukan setiap tahunnya dari anggaran dana desa (DD).

Jurnalis : Junaidi

Klik : Sumber Berita
Author: kabarkite