Pejuang Kemerdekaan Asal Desa Muara Kulam Muratara Tutup Usia di 93 Tahun

Ketua DHC 45 Hery Triwahyudi : “SudahSeharusnya Almarhum H.Abdul Mutholib Dimakamkan Secara Militer Untuk Menghormati Jasa Perjuangan Membela NKRI.”

Kabarkite.com, Muratara–Salah satu pejuang kemerdekaan angkatan 45 asal Desa Muara Kulam kecamatan Ulu Rawas ,kabupaten Musi Rawas Utara H.Abdul Mutholib tutup usia di 93 tahun.

H.Abdul Mutholib wafat ,Senin 23/8/2021, dimakamkan di TPU Desa Muara Kulam ,dan meninggalkan seorang istri Aminah, sembilan orang anak, 32 orang cucu dan 15 orang cicit.

Dalam riwayat hidup beliau sudah dua Kali di beri penghargaan tanda penghormatan atas dedikasi perjuangan beliau memperjuangkan Kemerdekaan dari tahun 1941 yang pertama dari Dewan Harian Nasional 45 pada 17 Agustus 1995 sebagai penghargaan atas peran serta pengabdiannya dalam upaya melestarikan jiwa,semangat,dan nilai-nilai juang 45.

Piagam tanda Kehormatan kedua di dapatkan beliau pada tahun 2020 dari Menteri Pertahanan Republik Indonesia sebagai tanda kehormatan veteran pejuang kemerdekaan Republik Indonesia yang sesuai dgn UU no 15 th 2012 tentang Veteran RI sebagai penghargaan dan penghormatan kepada warga negara Indonesia yang telah berjuang dan mempertahankan kedaulatan negara kesatuan republik indonesia

Pemakaman Beliau hari ini Senin Di TPU Kelurahan Muara Kulam Sempat Di bincangkan Warga Terkait Pemakamannya Di Tempat Umum,padahal semestinya beliau di makamkan di Taman Makam Pahlawan Setempat Yang Berada Di Surulangun Kecamatan Rawas Ulu ,

Meluruskan Pertanyaan Tersebut Abdul Hadi(40) anak Kandung Almarhum Membenarkan Ayahnya Di Kebumikan Di TPU Kelurahan Muara Kulam Senin 23/8/2021.

Kemudian Pihak keluarga diberitahukan oleh Mayor Adnin dari kantor mimvet Musi Rawas ,yang menjelaskan bahwa sudah seharusnya Almarhum H.Abdul Mutholib dimakamkan di makam pahlawan.

” Kemarin, Mayor Adnin dari kantor Mimvet Musi Rawas menghubungi kami sekeluarga memberitahukan , terkait pemakaman orang tua kami, Mayor adnin menyampaikan kalau almarhum berhak dikebumikan di makam pahlawan secara militer “,kata Hadi meniru penyampaian Mayor Adnin.

Selanjutnya pihak keluarga Merespon baik tanggapan dari Mayor Adnin. Akan tetapi pihak keluarga meminta untuk saat ini dimakamkan di TPU Muara Kulam mengingat keadaan dan jarak yang ditempuh.

” Ya atas permintaan keluarga,untuk saat ini Ayahanda kami di makam kan di TPU Kelurahan Muara Kulam Kecamatan Ulu Rawas,mengingat jarak tempuh perjalanan ke taman makam pahlawan lumayan jauh tepat keberadaan nya di kecamatan tatangga Rawas Ulu,”kata Hadi.

Untuk langkah selanjutnya pihak keluarga menyerahkan ke Kantor Mimvet Musi Rawas bila nanti ,Jenazah almarhum ayahandanya akan di pindahkan Ke Makam Pahlawan.

Dari Pihak Kodim juga menyampaikan Melalui Asep Juliansah Danramil Ulu Rawas,Koramil Rawas Ulu Mengatakan sesuai intruksi dan hasil kesepakatan dengan pihak keluarga untuk saat ini almarhum di makamkan Di TPU Kelurahan dulu, proses selanjutnya bila sudah turun remuk antara pihak keluarga sepakat nantinya, maka jenazah beliau di pindahkan ke taman makam pahlawan,

” Tapi sebelum pelaksanaan tersebut pihak Keluarga Almarhum melaporkan terlebih dahulu agar menjalani prosedur selanjutnya dalam proses persiapan pemindahan jenazah almarhum supaya berjalan sesuai yang di inginkan,”terangnya.

Lanjutnya Dari Kodim Terkhususnya TNI AD Menyampaikan ” Kami Turut Berduka Cita yang sedalam-dalamnya Atas Meninggalnya Pejuang Kemerdekaan Semoga Kepergian Beliau dalam Husnul Khotimah serta di berikan tempat yang layak di sisinya,Amiin ,” ucapnya.

Sementara itu ketua DHC ( Dewan Harian Cabang ) 45 Muratara Hery Triwahyudi ,mengungkapkan sudah seharusnya Almarhum H.Abdul Mutholib dilakukan proses Upacara pemakaman secara militer ini merupakan bentuk penghormatan terakhir warga terhadap pejuang Pembela Kemerdekaan Republik Indonesia atas jasa-jasanya selama masa perang kemerdekaan di Indonesia.

Ia juga mengucapkan terima kasih atas jasa jasa almarhum semasa hidupnya, dimana Almarhum adalah salah satu putra terbaik bangsa yang sudah mengabdikan diri untuk bangsa dan Negara.

“Kami atas nama DHC 45 Muratara berterimakasih kepada almarhum atas jasa-jasa selama berjuang untuk Kemerdekaan Negara Republik Indonesia,semoga jasa jasa beliau menjadi amal pahala”, Kata Hery Triwahyudi.

Jurnalis Carlos Kusyim

Klik : Sumber Berita
Author: kabarkite