PCNU Kabupaten Muar Enim Gelar Rapat Kerja Bersama Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama

Muaraenim, Kabarkite.com, — Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Muarenim menggelar rapat kerja bersama Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) se-Kabupaten Muaraenim di Aula Hotel Griya Serasan, Minggu (5/9/2021).

Rapat kerja ini dibuka oleh Ketua PWNU Sumsel Amiruddin Nahrowi, dihadiri jajaran Mustasyar, Rais Suriyah, Katib, A’wan dan Tanfidziyah PCNU Kabupaten Muara Enim dan MWCNU Se Kabupaten Muara Enim.

Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Muara Enim Gus Ahmad Mujtaba, SE,.S.Th.I atau yang kerap dipanggil Gus Amu, dalam sambutannya mengajak semua kader dan pengurus untuk menghidupkan organisasi sesuai cita-cita para pendiri NU.

Dikatakannya, sebagai organisasi Islam, dirinya berharap semua permasalahan yang ada dalam tubuh organisasi harus dihadapi dengan mengedepankan akhlakul karimah sebagai ciri khas NU.

“Mudah-mudahan di masa depan kita selalu memajukan NU. Jaga kesatuan dan kesatuan serta tetap menghidupkan sunah-sunah RasulAllah,” tutupnya 

Ketua PWNU Sumsel Amiruddin Nahrowi, berharap dengan rapat kerja yang diselenggarakan, PCNU dan MWCNU di Kabupaten Muaraenim dapat terjalin dengan baik. 

“Saya berharap PCNU Muaraenim dapat bekerjasama dan menggandeng pemerintah dalam setiap kegiatan. Dan untuk MWCNU dapat membentuk ranting NU di tiap Kecamatan,” tukasnya.

Terpisah, Ketua Panitia Pelaksana April Kohar mengatakan jumlah peserta yang hadir sebanyak 125 orang. 

Agenda acara, selain ceremonial pembukaan juga diselenggarakan tausyiah pengarahan oleh instruktur Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PKPNU).

Kemudian dilanjutkan raker yang akan disampaikan oleh Pengurus Harian PCNU dimulai dari laporan kegiatan yang telah dilaksanakan, evaluasi dan rencana kegiatan yang akan datang.

“Penutupan kegiatan ini InsyaAllah akan dihadiri anggota DPR RI Komisi IX dan Kakan Kemenag,” pungkasnya.

Pantauan awak media, pada acara tersebut dilakukan tausiyah melalui zoom oleh KH Amir Makruf, instruktur (PKPNU). Dilanjutkan dengan tanya jawab.

Dalam statemen penutupnya, KH Amir Makruf mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan tersebut merupakan ikhtiar kolektif terutama mengenai manajemen organisasi.

Dikatakannya, dalam menghidupkan organisasi NU, banyak hal yang harus dipertahankan, terutama mengenai manajemen. Namun banyak juga yang harus diperbaiki agar NU sebagai organisasi besar dapat bertahan menjawab tantangan zaman.
Andreas..

Klik : Sumber Berita
Author: kabarkite