Masjid Sabilul Muttaqin Sukomoro, Kedatangan Tauziah Kondang

Kabarkite.com,
MURATARA – Tausiah agama Ustad KH Ahmad Selamat Ibnu Syam Lc MA dan Ustazah Nabila Abdul Rahim di masjid Sabilul Muttaqin Desa Sukomoro, Kecamatan Rawas Ulu Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) provinsi Sumatera Selatan, Senin malam 13/9/2021 berlangsung khidmat.

Kedatangan keduanya, yang sering tampil di stasiun televisi nasional SCTV dan RCTI, untuk menyampaikan tausiah agama kepada santri rumah tahfiz Desa Sukomoro.

Tausiah agama tersebut dihadiri langsung Wabup Muratara H Innayatullah, Camat Rawas Ulu M Yusnadi, Kades Sukomoro Fathrurrahman dan tamu undangan lainnya.

Dalam tausiahnya, Ustad KH Ahmad Selamat Ibnu Syam Lc MA menyampaikan pesan, pentingnya menghayati ayat – ayat Al-Qur’an untuk menggapai hidup bahagia dan jalan kebaikan.

“Teruslah berbenah diri menuju surganya Allah SWT. Tidak ada kata terlambat untuk menghafal Al-Qur’an. Dan hayatilah Al-Qur’an yang merupakan kalam Allah SWT” ujarnya.

Sementara, Ustazah Nabila Abdul Rahim menyampaikan rasa senangnya dapat kembali ke kampung halaman dan menyampaikan tausiah di hadapan santri rumah tahfiz Desa Sukomoro, yang masih dalam pendidikan di rumah tahfiz.

“Terima kasih kepada Kades Sukomoro yang telah mengadakan program tahfiz untuk para santri penghafal Qur’an di desa ini, dengan cara bertahap untuk mendidiknya tentang agama. Sekaligus mewujudkan program Bupati – Wakil Bupati Muratara yaitu Muratara Berhidayah” katanya.

Dalam sambutannya, Wabup Muratara H Innayatullah menyampaikan apresiasi atas kedatangan Ustad KH Ahmad Selamat Ibnu Syam Lc MA dan Ustazah Nabila Abdul Rahim di masjid Sabilul Muttaqin Desa Sukomoro.

Wabup mengatakan, sebagai pemerintah daerah dirinya siap datang jika di undang. Hal itu sesuai dengan komitmennya sebelum menjabat wakil Bupati. “Saya siap datang, walaupun hanya dihubungi via telepon” tegasnya.

Dalam kesempatan itu juga, H Innayatullah meminta untuk mengelola Dana Desa dengan sebaik mungkin sesuai dengan aturan. Dia menegaskan, jangan ada Kepala Desa yang berani menyelewengkan Dana Desa.

“Dana santunan anak yatim, diatur supaya anak yatim kedepannya nanti menjadi anak yang sholeh – sholehah dan berbakti kepada kedua orang tuanya. Untuk masyarakat, tetap patuhi Prokes Covid-19” tegas Wabup.

Jurnalis David

Klik : Sumber Berita
Author: kabarkite