Ketua FKUB : Vaksin Halal dan Aman, Jangan Takut Vaksinasi Covid-19

Kabarkite.com, Lubuklinggau – Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Lubuklinggau Ismu Rizal Umar (51) mengaku hanya merasakan pegal-pegal di tangannya pasca divaksin Covid-19 di Gedung Eks Pemkab Musirawas, Senin (1/2/2021).

Dirinya menjadi salah satu tokoh Masyarakat dan Agama yang mendapatkan giliran vaksin pertama untuk wilayah Kota Lubuklinggau.

“Yang dirasakan ya normal kalau ada rasa pegal-pegal di tangan yang jelas tidak usa ragulah untuk dilakukan vaksin,”kata Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Lubuklinggau Ismu Rizal Umar

Bahkan dirinya seusai divaksin, mengedarai sepeda motornya sendiri dari kantor Eks Pemkab Musirawas di Kelurahan Air Kuti, Kecamatan Lubuklinggau Timur I, pulang kerumahnya di Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Lubuklinggau Barat II.

Dirinya pulang mengendarai sepeda motornya sendiri.

“Jadi saya siap megendarai sepeda motor sendiri, kan sudah di observasi atau dilakukan skrining dan tidak ada masalah,”ujarnya.

Untuk persiapan sendiri, jika dirinya sebelum berangkat pergi ke tempat vaksin dan tak ada persiapan khusus, baik itu sarapan pagi atau asupan-asupan yang lainnya.

“Normal-normal saja tak ada yang aneh,”ucapnya

Oleh sebabnya, ia mengajak Masyarakat khususnya di sumsel dan warga Kota Lubuklinggau jangan ragu untuk divaksin. Dirinya sendiri pun selaku ketua FKUB sudah berani melakukan vaksin.

Selain itu, dari MUI sendiri menyatakan bahwa vaksin halal, kemudian dari BPOM juga sudah aman apalagi yang diragukan.

Karena terang ia, ini juga berguna untuk dirinya dan untuk orang-orang terdekat khususnya orang di Kota Lubuklinggau.

Tentu, yang namanya virus ini tidak mungkin habis, tinggal semua bisa mempertahankan diri dari virus ini dengan dilakukan imunisasi ini dan supaya tubuh bisa beradaptasi dengan vaksin yang ada.

Seperti virus cacar air bisa habis karena sudah dilakukan vaksin, yang jelas kalau semua ini tercapai dilakukan vaksinasi insyallah Indonesia sehat.

Dan semoga dengan dilakukan vaksin ini pandemi virus corona dapat berakhir, dan ini adalah salah satu ikhtiar semua.

Nanti sambung ia, vaksin kedua dirinya juga siap melaksanakannya, untuk vaksin kedua dilakukan setelah 14 hari kedepan, lalu dilakukan skrining lagi, apakah ada keluhan atau tidak.

“Mengenai pantangan sendiri ia menyebut saat di skrining tidak memiliki pantangan,”tutupnya.(*)