Kendy: Pembangunan Bronjong Permintaan Masyarakat Dan Sudah Sesuai Dengan Ketentuan

Kabarkite.com, Lubuklinggau
Terkait pembangunan Bronjong di RT 08 kelurahan jogoboyo, kecamatan Utara 2, kota Lubuklinggau. Dan terbitnya pemberitaan di salah satu media yang mengatakan bahwasanya “pembangunan tersebut asal-asalan juga Tampa adanya pengawasan,”

Terpisah kepala dinas PU PR Kota Lubuklinggau melalui Muhamad Kendy Lenggana, ST, MM yang merupakan kepala bidang (Kabid) SDA menjelaskan “jika pembangunan Bronjong tersebut sudah sesuai dengan ketentuan dan perencanaan yang sudah ada,” ujarnya saat di hubungi Murexs, pada Jum’at (20/07).

Jadi tidak mungkin kami kerjakan asal-asalan, sedikit saya jelaskan Fungsi bronjong di antaranya adalah melindungi dan memperkuat struktur tanah di sekitar tebing agar tidak terjadi longsor, tepi sungai, dan tepi tanggul. Bronjong juga bisa digunakan sebagai pembentuk bendungan untuk meningkatkan volume air sungai.

Bagian tepi sungai bisa mengalami erosi akibat arus sungai yang deras dan terus-menerus terjadi. Di sini, bronjong akan berfungsi sebagai penjaga area tepi sungai dari arus sungai sehingga bantaran sungai tidak akan mudah hancur.

Dan tidak mungkin jika pengerjaan kami memperkecil kan lebar sungai atau membuat kedangkalan arus sungai dari sebelumnya, yang ada kami berusaha membuat kenyamanan bagi masyarakat.

Sebab Dalam dunia arsitektur dan konstruksi, ada sebuah istilah yaitu bronjong. Bronjong atau biasa disebut juga sebagai gabion ini merupakan sebuah konstruksi dasar untuk sebuah bangunan atau tanggul. Di area tepi sungai, kamu pasti sering menemukannya. Bahkan bisa jadi rumah yang kamu huni saat ini pun menggunakan bronjong. Artinya “dengan adanya Bronjong tersebut secara otomatis sungai tidak akan mungkin terjadi kendangkalan sebab sudah ada penahanannya,” di katakan Kendy.

Lebih lanjut “sedangkan kemarin pada tanggal 11 Agustus sudah cek ke lokasi Bronjong dan yang hadir saat itu ada PPTK, pengawas, pelaksana kontraktor juga bersama wartawan yang memberitakan sebelumnya,” sudah kami jelaskan, dan kebetulan di tanggal itu saya sedang ada kerjaan keluar kota saya sedang di Palembang maka saya tidak memungkinkan untuk ikut di hari itu.

Tentang rumpun bambu yang di seberang bronjong, warga minta tolong sama kontraktornya untuk ditebangi rumpun bambunya, dengan alasan biar kelihatan  bersih dan perlu di pahami yang ini  tidak ada dalam kontrak tapi bantuan dr kontraktornya.

Ketua Rukun tetangga (RT) dan Warga setempat mengucapkan terimakasih dan berharap di anggarkan lagi lanjutannya untuk yang di seberang. “Di sampaikan Kabid SDA kepada awak media, (fd).

Klik : Sumber Berita
Author: kabarkite