Karang Taruna Lubuklinggau hanya akui GANN di bawah pimpinan HT

Lubuklinggau-

Organisasi kemasyarakatan yang bergerak dalam pencegahan dan penanggulangan penyalahgunaan narkotika berlebel GANN Generasi Anti Narkotika Nasional Kota Lubuk Linggau yang di nahkodai oleh HT sejak 2017 ini semakin cantik

bukan omong kosong, terbukti setelah di nobatkannya HT kembali sebagai ketua dan di syahkan dalam pelantikan pada 13 September 2019 yang lalu memicu perebutan yang sangat sengit Hinga lahir gann fersi lain yang belum jelas orientasinya.

bahkan kini ada satu fersi gann yang rencananya akan mengadakan pelantikan, namun naas sudah empat pengurus PAC tingkat kecamatan yang malah mundur menjelang pelantikan gann fersi Roy Martin seorang pria yang pernah di laporkan karna dugaan mengaku sebagai anggota bin.

hal ini bukan tanpa alasan dan tidak main main , ternyata ada respon dari organisasi plat merah, karang taruna kota Lubuklinggau secara kolektif menyatakan bahwa gann kota Lubuklinggau hanya ada satu yang di akui yaitu gann yang di nahkodai oleh bung HT dan marga Saputra sebagai sekretaris. sehingga seluruh pengurus karang taruna yang sblumnya di rekrut kini mengundurkan diri dari gann ajakan Roy tersebut. adapun gann gann yang lain di nilai sebagai bentuk egoisme belaka.

Perihal tersebut Hery triwahyudi yang akrab di panggil HT menanggapi ” saya tidak merasa tersaingi karena organisasi ini adalah organisasi sosial yang menjalankan tugas sebagai relawan dalam upaya pencegahan dan penanggulangan korban penyalahgunaan narkotika dan sejak 2017 kami menggunakan dana pribadi tanpa dukungan finansial dari pemerintah namun tetap berjalan hingga saat ini bahkan sudah sekian banyak kegiatan sosial yang sudah di lakasanakan. namun bukan berarti membiarkan adanya pembentukan gann di luar kepengurusan karna itu kami anggap sebagai tindakan kotor yang bisa memecah belah para penggiat anti narkoba, sekedar pandangan kalau memang mau mendukung bergabunglah dan bila mau membentuk wadah ya buat dengan lebel yang lain bukannya malah menduplikat, itu namanya mau menghambat fungsi dan tugas kami. tutur HT. Dengan adanya respon dari karangtaruna ini bentuk gerakan positip yang mendasarkan dari pembuktian kinerja kami selama ini lanjut HT.
dan berhentilah berorganisasi yang hanya mengejar dana hibah, kalo mau cari duit usaha dong kerja bukan ngarepin bantuan dari pemerintah, meskipun ada itu hak masyarakat bukan untuk pribadi…tegas HT. ( Putra )