Kadisdikbud Launching Sekolah Sehat Dan Resmikan UKS

LUBUKLINGGAU-
Kepala Dinas Pendidikan Kota Lubuklinggau, Drs. H Dian Chandera melauncing sekolah sehat sekaligus meresmikan UKS SMA Negeri 6 Kota Lubuklinggau, Kamis (8/2).

Dalam arahannya, Kadisdik menyampaikan bahwa masyarakat tak kecuali anak-anak berhak untuk hidup sehat dan mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak. “Perilaku hidup sehat merupakan kebiasaan yang membutuhkan kedisiplinan dan ketelatenan dalam penanaman pada setiap anak dimulai sejak dini,” ujarnya.

Menurut Kadisdik, pada jenjang pendidikan, anak-anak berhak mendapatkan serta berperan aktif dalam pembangunan kesehatan. Salah satu hal terpenting adalah bidang kesehatan sekolah atas disebut dengan usaha kesehatan sekolah(UKS).

UKS merupakan salah satu wahana untuk meningkatkan kemampuan hidup sehat sehingga mutu pendidikan dan prestasi pendidikan bisa meningkat.

Ia juga menyampaikan Pemkot Lubuklinggau sangat mendukung dan mengapresiasi atas terselenggaranya sekolah sehat dan peresmian UKS. Kegiatan ini diharapkan mampu memotivasi bagi sekolah-sekolah untuk meningkatkan kesehatan melalui upaya preventif dan promotif dalam menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat para peserta didik.

Hal ini perlu dilakukan mengingat anak merupakan masa depan bangsa dan generasi penerus cita-cita bangsa dimana semakin baik kualitas anak semakin baik pula kehidupan masa depan suatu bangsa.

Ia mengucapkan selamat kepada seluruh stakeholder SMAN 6 6 atas launcing sekolah sehat dan peresmian UKS. Diharapkan kedepan terus ditingkatkan dari segi kualitas maupun kuantitas. Tak kalah pentingnya, membina sekolah-sekolah yang sudah memiliki UKS maupun pengembangan sekolah yang belum memiliki UKS.

Kepala SMAN 6 Lubuklinggau, Lya Kamila, M.Pd menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan semua pihak dalam mewujudkan sekolah sehat di SMAN 6. Hal ini sesuai dengan misi sekolahnya, menjadikan sekolah sehat, berprestasi, berakhlak dan ber IT.

“Kami sudah melakukan MoU dengan Puskesmas dan Dinas Kesehatan untuk menaungi sekolah. Sekolah memang milik Pemprov Sumsel, tetapi lokasinya berada di Kota Lubuklinggau. Maka dari itu butuh dukungan Pemda untuk memajukannya,” tutur Lya.

Sementara itu, Kabid SMA Dinas Pendidikan Pemprov Sumsel, H. Masherdata Musa’i,SH.,M.Si menyampaikan Disdik Sumsel mengapresiasi dan memberikan penghargaan setinggi-tingginya atas inovasi yang dilakukan. Hal ini merupakan suatu kebanggaan, prestasi, inovasi, memiliki ciri khas dan brench masing-masing.

Banyak faktor keberhasilan suatu pendidikan dilingkungan sekolah, salah satunya faktor kebersihan agar proses mengajar dan belajar berjalan lancar, nyaman dan aman. Apa lagi akan dijalankannya proses pengajaran tatap muka dimana direncanakan proses belajar tatap muka akan dilaksanakan setelah vaksinasi dilakukan.

Dalam kesempatan tersebut dilakukan penadatanganan prasasti, penekanan sirine, penandatanganan komitmen bersama, pemotongan tumpeng HUT SMAN 6, pemotongan pita dan peninjauan ruang UKS. (*)