Jadi Pak Ogah Dijalan Rusak, Warga Ulak Surung Diringkus Polisi

LINGGAUMETROPOLIS.COM– Aparat kepolisian meringkus, Fajar Sidik warga Kelurahan Ulak Surung,Kecamatan Lubuklinggau Utara II pasalnya melakukan pungutan liar atau sering disebut pak ogah di jalan jenderal Sudirman dekat Jembatan Pertamina Kelurahan Ulak Surung Kecamatan Lubuklinggau Utara II.

Kapolres Lubuklinggau, AKBP Mustofa melalui Kapolsek Lubuklinggau Utara, AKP Horison Manik menerangkan,pada Selasa (16 Juni 2020) sekira pukul 00.30 Wib, telah didapat Informasi dari Masyarakat Kelurahan Ulak Surung perihal adanya warga yang di duga melakukan tindakan Pungutan Liar terdahap pengendara Truck yang melintas di jalan Jenderal Sudirman dekat Jembatan Pertamina Kelurahan Ulak Surung Kecamatan Lubuklinggau Utara II

Kemudian, sekitar pukul 01.00 Wib Personil Polsek Lubuklinggau Utara mendatangi TKP, dan mengamankan Fajar Sidik. Dari hasil interogasi terhadap Fajar melakukan Pungutan Liar (Pungli) tersebut bersama dengan temannya yang bernama Hendra.

“Pelaku melakukan Pungli dengan cara menyodorkan kardus bekas air Mineral kepada pengemudi Truck yang lewat dan meminta uang sukarela dengan alasan untuk memperbaiki/menambal jalan yang rusak,”ungkapnya.

Dijelaskannya, bahwa aktifitas tersebut telah dilakukannya sejak hari Minggu ( 14 Juni 2020) dari pukul 23.30 Wib s.d pukul 02.00 Wib mendapatkan uang sebesar Rp.30.000 (tiga puluh ribu rupiah ) dan pada hari Senin mendapatkan uang sebesar Rp.14.000 (empat belas ribu rupiah).

Pelaku menerangkan bahwa benar telah melakukan perbaikan jalan dengan cara menambal jalan yang rusak dan berlobang dengan mengunakan batu dan tanah liat yang diambil dari bawah jembatan mengunakan karung plastik.

Pelaku juga menerangkan bahwa uang yang didapat dari hasil Pungli tersebut di gunakan untuk membeli nasi dan rokok.

Diterangkan Kapolsek, pada saat Personil Polsek Lubuklinggau Utara tiba di TKP, Hendra melarikan diri dan di dapat Barang Bukti berupa 1 (satu) buah Kardus bekas Air Mineral merk SDL yang digunakan pelaku untuk melakukan Pungli, uang sebesar Rp.14.000 hasil Pungli.

“Tidak menutup kemungkinan pelaku Pungli sudah biasa dan sering melakukan Pungli dengan memanfaatkan jalan yang rusak dengan alasan untuk memperbaiki jalan,”kata Kapolsek. (*)