HDS-Tulah Ngebut Jalankan Program Visi-Misi

MURATARA-Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), H. Devi Suhartoni-H. Innayatullah, baru tiga hari kerja, ngebut menjalankan program visi-misi, guna mewujudkan Citra Muratara Berhidayah, Rabu (03/03).

Hal itu, terbukti dengan langka dan kerja yang dilakukan dua sosok pemimpin yang dicintai masyarakat ini, dengan merumuskan pekerja lebih meyentuh kepentingan warga di Bumi Berselang Serundingan.

Pada hari pertama dimulai dengan rapat seluruh ASN Muratara, merumuskan kinerja, serta menerapkan ke disiplin, konsisten dan komitmen dalam bertugas untuk dapat dipertanggung jawabkan.

Selain itu, dirinya juga meminta setiap OPD melakukan apel pagi dan membuat laporan kerja 1 minggu sekali, guna mengukur dan evaluasi kinerja setiap OPD.

Sosok yang dikenal tegas ini, juga merumuskan 3 hal yang sangat penting, mulai dari pengumpulan aset negara untuk dilakukan pendataan ulang dan penghitungan, jumblah pegawai baik ASN dan TKS hingga mengenai laporan keuangan (neraca keuangan) tahun 2020 lalu.

Menurut dirinya, hal itu sangat penting yang berkaitan dengan roda pemerintahan, guna menjalankan visi-misi selama 5 tahun kedepan.

Tidak hanya itu, Devi-Innaya yang perna sukses menjadi pengusaha dan ulama, membangun dan bersinergi dengan pihak Polri dan TNI untuk menjaga kemanan, kenyamanan masyarakat serta bebas dari karhutla selama kepemimpinan mereka.

Dibidang pembangunan, orang nomor satu di bumi berselang serundingan ini, H. Devi Suhartoni dalam melakukan pembangunan insfrastruktur kedepan akan mengutamakan kualitas pembangunan, guna memberikan azaz manfaat bagi masyarakat.

Bahkan H.A. Innayatullah, telah merumuskan agar lembaga pendidikan dibidang keagamaan (pondok pesantren) diperhatikan termasuk lembaga pendidikan negeri.

Sebagai orang yang selama ini berkecimpung menyiarkan islam, H.A. Innayatullah telah memanggil ibu-ibu yang tergabung dalam Usaha Kecil Menengah (UKM) untuk mengakat produk lokal khas Muratara.

“Kami telah memanggil ibu-ibu UKM yang ada di Muratara agar bersinergi dengan Pemerintah Daerah. Tujuanya supaya produk khas daerah terkenal hingga keluar daerah,” kata ia.

Bahkan, kedua pemimpin baru Muratara ini, telah menjalankan geratiskan bagi pelanggan IKK Spam (PDM) disetiap kecamatan sejak Januari 2021 hingga batas waktu yang ditentukan.

“Karna kondisi ekonomi masyarakat saat ini sulit, air pDAM juga belum normal, bahkan air yang dihasilkan juga belum begitu bagus. Jadi akan kami bangun lebih baik lagi baru nanti layak masyarakat membayar,” kata ia.

Demi kesejahteraan masyarakat, kedua sosok yang dicintai rakyat ini, meminta seluruh ASN paling lambat 1 April semuanya telah tinggal di Kabupaten Muratara.

Hal itu juga, bukan tanpa alasan, karna seluruh ASN yang mendapatkan penghasilan di bumi berselang serundingan dapat memutar sumber ekonomi kepada masyarakat dan pedagang kecil yang ada.

“Misalnya saja, mereka akan tetap waktu saat hari kerja. Saat mereka membutuhkan keperluan jika tinggal di Muratara akan belanja diwarung-warung kecil masyarakat. Hal ini dapat memutar perekonomian masyarakat,” sampainya.*