Harga Cabai Merah Naik Hingga 80ribu Perkilo

MURATARA – Harga barang komoditas di Pasar Tradisional Desa Lawang Agung, Kecamatan Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) terpantau mengalami kenaikan cukup signifikan.

Maklum, kenaikan sudah menjadi budaya setiap ada momentum yang tak biasa, seperti menyambut lebaran baik lebaran, tahun baru dan lainnya.

Salah seorang pedagang pasar, Mbah Sunarsi (55), mengatakan sejak tiga hari terakhir menjelang 1 minggu pergantian tahun harga sejumlah komoditi di pasar naik. Misalkan cabai merah, yang sebelumnya seharga 40ribu perkilo kini naik menjadi 80ribu perkilonya.

“Saat ini harganya sudah mencapai Rp 70 ribu sampai Rp 80 ribu perkilogram. Kemungkinan akan naik kembali di H-2 hari tahun baru,” tuturnya, ditemui di pasar Desa Lawang Agung, Kecamatan Rupit, Rabu (30/12/2020)

Ia sendiri mengaku tidak tahu pasti mengapa bumbu masak yang mempunyai aroma sedap itu mengalami kenaikan harga. Menurut dia, tiba-tiba saja dari pemasok harganya sudah meroket naik. Ntah karena mengahadapi lebaran. Belum tahu jelas alasannya.

Disisi lain, Ika (26) salah seorang ibu rumah tangga, mengeluh atas kenaikan harga tersebut. Menurutnya kenaikan sangatlah berlebihan.

“kita biasanya beli 2 hingga 3 kilogram, sekarang membeli cukup untuk sehari saja. Saya berharap harga cabai kembali normal, 40ribu hingga 50ribu perkilonya.

Disisi lain, melalui telepon Kadisperindagkop H Syamsu Anwar mengatakan, pedagan jangan menaikan harga berlebihan.

“harga secara nasional naik. Namun khusus pedagang di Muratara jagan berlebihan menaikan harga.”Utaranya (02)

The post Harga Cabai Merah Naik Hingga 80ribu Perkilo first appeared on Radar Muratara.

Sumber Berita Selengkapnya…