Gegara Narkoba Dua Pemuda Nekat Merampok

Kabarkite.com, LUBUKLINGGAU – Dampak Narkoba tidak hanya merugikan si pengguna. Tetapi juga merugikan orang lain. Bahkan, ada yang nekat merampok, untuk membeli narkoba.

Seperti dilakukan Rahmad Rendra alias Rendra (20), dan Soni Apriyansyah alias Soni (22). Rendra, warga Jalan Penganyoman I, Kelurahan Tapak Lebar, Kecamatan Lubuklinggau Barat.

Sedangkan Soni, warga Jalan Garuda, Kelurahan Lubuk Aman, Kecamatan Lubuklinggau Barat. Keduanya terlibat perampokan anak-anak. Akhirnya, mereka diringkus Unit Reskrim Polsek Lubuklinggau Barat.

Keduanya diringkus di lokasi dan waktu berbeda. Berawal polisi meringkus tersangka Rendra. Yakni di depan RS Hapsari, Jalan Pengayoman II, Kecamatan Lubuklinggau Barat, Minggu (26/12), sekitar pukul 16.00 WIB.

Sedangkan tersangka Soni, diringkus di rumah kontrakannya di Jalan Garuda, Kelurahan Lubuk Aman. Selang beberapa jam kemudian. Atau tepatnya Minggu (26/12), sekitar pukul 22.00 WIB.

Dari keduanya disita barang bukti sepeda motor Honda Beat Street, warna Hitam Nopol BG 3788 HAE.

Kapolsek Lubuklinggau Barat, Iptu Afrizal, melalui Kanit Reskrim, Aipda Faisal, membenarkan penangkapan tersebut.

Penangkapan bermula dari beberapa laporan korban. Teranyar laporan dari korban M Amin. Yang dirampok di Jalan Dayang Torek, Kelurahan Ulak Lebar, Lubuklinggau Barat, Selasa (21/12), sekitar pukul 20.00 WIB.

Modusnya, kedua tersangka berpura-pura meminta korban antar ke RS. Alasannya orang tuanya sedang dirawat disana. Namun dalam perjalanan tersangka dan temannya malah menodong sajam.

“Korban tidak berani melawan ketika motornya dirampas,” ujar Kapolsek.

Tersangka Rendra mengakui perbuatannya. Tersangka juga mengakui aksi serupa di TKP lainnya. Yakni di Jalan Depati Said, Lorong Masjid Baitul Rohim, Selasa (7/12), sekitar pukul 12.00 WIB.

Dalam aksinya, ia melakukan bersama Soni. Dari lokasi sebelumnya mereka berhasil merampok sepeda motor Mio GT. Dijual seharga Rp1,3 juta. Dan jenis xeon seharga Rp2 juta.

Dari nyanyian tersangka Rendra, polisi juga membekuk Soni. “Keduanya mengaku uang hasil penjualan motor. Untuk foya-foya dan beli narkoba,” jelasnya. (Palpos)

Klik : Sumber Berita
Author: kabarkite