Hari

Empat Usulan Strategis Ketum PBNU untuk Reformasi Polri: Seruan Pertobatan Institusi

Laporan oleh Ayu
Bagikan
Empat Usulan Strategis Ketum PBNU untuk Reformasi Polri: Seruan Pertobatan Institusi, 11, Desember, 2025, 07:44:21. Tag: News

Gus Yahya menegaskan, NU sebagai bagian dari masyarakat sipil punya tanggung jawab moral untuk turut memperkuat institusi negara.

“Dibutuhkan pertobatan institusional agar Polri kembali pada khitah sebagai pengayom, pelindung dan pelayan masyarakat,” ujar Gus Yahya.

Kedua, Reformasi Struktural, dengan penguatan sistem pengawasan yang independen, termasuk peran Kompolnas dan masyarakat sipil.

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya mengungkapkan gagasan empat pilar reformasi Kepolisian RI, saat audiensi dengan Tim Percepatan Reformasi Polri di Kantor Sekretariat Negara, Rabu (10/12/2025).

Ketiga, Reformasi Instrumental, berupa modernisasi pelayanan publik berbasis teknologi serta perbaikan sistem rekrutmen agar melahirkan aparat yang profesional, humanis dan memahami kemajemukan.

Keempat, Reformasi Paradigma, yakni pergeseran pendekatan dari kekuasaan menuju pelayanan, dengan mengutamakan dialog dan keadilan restoratif.

Menurutnya, reformasi Polri tidak cukup hanya bersifat administratif, namun harus dilakukan secara menyeluruh.

Pertama, Reformasi Kultural-Spiritual, yaitu transformasi mental dan kultur di tubuh Polri berbasis etika publik dan nilai spiritual.

Merespons usulan PBNU, Mahfud MD menyampaikan apresiasi atas kontribusi tersebut.

Gus Yahya hadir bersama Sekretaris Jenderal PBNU, Amin Said Husni.

PBNU kemudian mengajukan empat pilar reformasi.

“Masukan PBNU sangat substantif, mencakup fondasi filosofis hingga rekomendasi praktis.

Bagikan
Berita Terkait

TERKINI POPULER TERPILIH