Edarkan Ratusan Sak Pupuk Palsu di Musi Rawas, Tiga Orang Tersangka

Kabarkite.com, Musi Rawas- Berton-ton pupuk NPK Mutiara yang diduga palsu beredar di Musi Rawas. Berkaitan dengan hal ini Sat Reskrim Polres Musi Rawas menetapkan tiga orang menjadi tersangka.

Mereka adalah Sumari (46) warga Dusun Ngeblek, RT.8 RW.2 Desa Mojo Sari Kecamatan Kepuh Baru Kabupaten Bojonegoro Provinsi Jawa Timur.

Kemudian, Nurul Hadi (46) warga RT.11 RW.3 Desa Woro Kecamatan Kepuh Baru Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.
Serta, Nuryasin (31) warga Desa Jegrek Kecamatan Modo Kabupaten Lamongan, Jawa Timur.

Kapolres Musi Rawas AKBP Efrannedy dalam pers rilis Selasa (14/9/2021) menjelaskan, terungkapnya kasus ini, bermula adanya laporan dari masyarakat, bahwa mereka membeli pupuk yang diduga palsu.

Yakni Nuryati dan Rino Hermawan, warga Desa Sukamana Kecamatan STL Ulu Terawas Kabupaten Musi Rawas, Kamis 2 September 2021, mereka membeli pupuk NPK Mutiara yang diduga palsu.

Atas laporan itu, kemudian petugas mengamankan mobil Daihatsu Pick Up warba hitan nopol S 9219-D, serta muatannya pupuk NPK Mutiara diduga palsu 28 karung ukuran 50 kg.

“Saat itu jug diamankan dua orang yang mengedarkan pupuk, yakni Nurul Hadi dan Nuryasin,” jelas Kapolres.
Setelah kedua orang ini, diamankan kemudian menurut pengakuan mereka, juga diamankan tersangka Sumari. “Tersangka Sumari inilah, yang menyuruh keduanya mengedarkan pupuk palsu tersebut,” katanya.

Ketiga tersangka ini, tinggal di ruko tepi Jalan Soeharto Kelurahan Lubuk Kupang Kecamatan Lubuklinggau Selatan I, Kota Lubuklinggau. Satu ruko untuk tempat tinggal dan satu lagi untuk gudang.

Di gudang ini, ada 325 karung ukuran 50 kg pupuk palsu. Kemudian pada Jumat 3 September 2021, Sumali menunjukkan gudang kedua, di Desa Pedang Kecamatan Muara Beliti Kabupaten Musi Rawas.

Digudang kedua ini, yang merupakan rumah kosong, tersimpan 374 karung pupuk palsu. Total yang diamankan 727 karung.
“Selain itu, juga diamankan satu Pick Up Suzuki Carry Nopol S 9575 AA, uang tunai Rp950ribu,” jelas Kapolres.

Ditambahkan Kapolres menurut pengakuan para tersangka, mereka baru tiga minggu ini mengedarkan pupuk tersebut di Musi Rawas. Awalnya mereka membawa 960 sak pupuk atau dua truk fuso, yang artinya sudah terjual ratusan sak.(*/Humas Polri)

Klik : Sumber Berita
Author: kabarkite