Dugaan “SPJ Fiktif” Bendahara dan PPTK RSUD Rupit Kembali Diperiksa Jaksa

MURATARA,Linggaumetropolis.com– Kejaksaan Negeri (Kejari) Lubuklinggau kembali periksa dua Orang Saksi terkait kasus Surat Pertanggungjawaban (SPJ) Fiktif Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rupit Kabupaten Musi Rawas Utara.

Keterangan tersebut didapatkan dari Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Lubuklinggau, Willy Ade Chaidir melalui Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Lubuklinggau, Muhammad Ikbal.

Dikatakan, Ikbal, pihaknya kembali memanggil bendahara dan PPTK terkait kasus dugaan SPJ Fiktif. Tim Pidsus sebenarnya memanggil Tiga orang saksi untuk dimintai keterangan nya,namun satu saksi mangkir.

Tim Pidsus,kembali melakukan pemeriksaan mendalam terhadap Bendahara dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK). Guna, megungkap kasus di rumah sakit plat merah ini.

“Kita memanggil tiga orang untuk dimintai keterangan nya akan tetapi yang datang hanya dua orang, satu Bendahara (pemeriksaan) lanjutan dan PPTK juga lanjutan,” Jelas Ikbal.

Sebelum nya berdasarkan data yang dihimpun, tim Pidsus Kejari Lubuklinggau telah memanggil serta memeriksa dr. Herlina (Direktur), dr. Jerry (Mantan Direktur), Kesuma (Mantan Bendahara) dan Wahid (PPTK).