DPPKB Giat Orientasi Kader Pendataan Upaya Pemantapan PK21

LUBUKLINGGAU-Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Lubuklinggau Henny Fitrianty, SSTP, M.A.P. membuka acara Orientasi Kader Pendataan sebagai bagian dari kegiatan pendataan keluarga 2021 (PK21) Tingkat Kota Lubuklinggau di Hotel Amazing Riverside Lubuklinggau, Selasa (16/3).

Menurutnya, tugas kader pendataan sangatlah berat karena masuk dalam dokumen kependudukan untuk 5 tahun ke depan, yang meliputi pengendalian penduduk, stunting, pernikahan dini atau sudah masuk usai untuk menikah.

Tujuan orientasi lanjutnya untuk menghasilkan basis data kependudukan yang berskala mikro, berbasis by name by address, memperkuat interoperabilitas antara sistem dan data keluarga guna mewujudkan peningkatan ketersediaan dan pemanfaatan data keluarga.

Selain itu, diharapkan akan menghasilkan data akurasi balita stunting sehingga membantu dalam penanganan stunting di Indonesia karena BKKBN telah ditunjuk oleh Presiden RI sebagai pelaksana percepatan penurunan stunting secara nasional.

Menurut Henny metode pendataan dilakukan melalui smart phone sebanyak 89,18 persen, sedangkan formulir F/l/PK/21 sebanyak 10,82 persen dengan pelaksanaan dimulai dari 1 April hingga 30 Mei 2021.

Dia berharap para peserta dapat bekerjasama dengan Puskesmas setempat, data yang diperoleh di lapangan harus dapat dipertanggungjawabkan serta tetap mematuhi protokol kesehatan karena dalam proses pendataan dilakukan secara dor to dor.

“Peserta juga harus paham dengan kondisi lapangan, terus berkoordinasi dengan RT dan Lurah. Apabila ada warga yang isolasi mandiri, pendataannya dilewatkan,” imbuhnya.

Orientasi pendataan dilakukan selama 4 hari dari 16-19 Maret 2021,dengan rincian Kecamatan Lubuklinggau Timur l 44 orang, Lubuklinggau Timur II 40 orang, Lubuklinggau Barat l 55 orang, Lubuklinggau Barat ll 40 orang, Lubuklinggau Utara I 40 orang, Lubuklinggau Utara II 51 orang, Lubuklinggau Selatan l 25 orang dan Lubuklinggau Selatan ll 40 orang.

Sub Koordinator Parameter Kependudukan BKKBN Provinsi Sumsel, Coline Asita, S.IP,M.Pd berharap semoga materi yang disampaikan nanti dapat bermanfaat bagi peserta.

“Terima kasih kepada DPPKB Kota Lubuklinggau yang sudah memfasilitasi kegiatan ini. Pendataan dimulai dari 1 April-30 Mei 2021 secara serentak di seluruh Indonesia,” bebernya.

Masih menurut Coline Asita, selama pendataan, kader ada yang menggunakan smart phone dan formulir. Diharapkan para peserta dapat memahami konsep-konsep pendataan dimana pendataan bermanfaat untuk program pembangunan masyarakat karena kegiatannya merupakan perencanan pembanguan masyarakat di Kota Lubuklinggau sendiri dan juga menilai kinerja Bangga Kencana. (*)

Sumber : Berita Selengkapnya…

Klik : Sumber Berita
Author: kabarkite