Disdik Restui Sekolah Sunat Dana PIP, Hartoyo: Silahkan Lapor Polres

Beligat.com, MUSI RAWAS – Sejumlah pelajar penerima manfaat dana Program Indonesia Pintar (PIP) sekaligus pemegang Kartu Indonesia Pintar (KIP), mengalami pemotongan Rp50 ribu setiap pencairan dana PIP. Hal itu seperti dialami walimurid SD Trans Ciptodadi Kecamatan Sukakarya.

Sekretaris Disdik Mura Hartoyo, didampingi Kasi Peserta Didik dan Pembangunan Karakter Dikdas, Mat Jara tidak mempersalahkan adanya pemotongan dana PIP oleh oknum Guru SD Trans Ciptodadi.

“Sumbangan Rp50 ribu itu benar-benar ada, untuk membeli sound sistem, karpet Musolah. Rincian penggunaan dana sumbangan tersebut untuk beli apa-apa, masih ditutupi pihak sekolah. Tapi bukan untuk pribadi,” kata Hartoyo kepada Beligat.com, Rabu (3/2).

Meski begitu lanjut dia, penggunaan dana PIP untuk transport, materai dan toa untuk musolah pada dasarnya itu tidak boleh dan salah prosedur. Hal ini sudah disampaikan melalui sosialisasi dan surat edaran.

“Namun semua itu ada pengecualian karena sudah rapat di komite sekolah.

Kami cek walimurid yang buat pernyataan dan ikut dalam rapat komite. Kalau dia tidak senang, ketika itu dia sampaikan pada rapat,” kata Hartoyo seraya mempersilahkan masalah ini dilapor ke Polres. (Akew/dkj)

Sumber Berita Selengkapnya…