BUMDes Sungai Kijang, Usaha Ayam Petelur

Kabarkite.com,
MURATARA – Pemerintah pusat melalui Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) RI, selalu mendorong desa untuk memiliki Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sendiri. Hadirnya BUMDes diharapkan dapat menghidupkan perekonomian desa, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. BUMDes juga dapat menekan angka pengangguran, karena bisa membuka lapangan kerja.

Pemerintah Desa sungai kijang kecamatan Rawas ulu kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) provinsi Sumatera Selatan, melalui badan usaha milik desa (BUMDes) membuka usahanya di bidang peternakan salah satunya yaitu ayam petelur.

Dikatakan Ibnu Hajar selaku kepala desa sungai kijang, pihaknya mulai bermusyawarah, mengumpulkan masyarakat di desa dan mengajak diskusi. Akhirnya disepakati untuk membuka usaha peternakan ayam petelur.

Pihaknya mulai dengan beternak ayam petelur ini pada tahun 2020 dengan Modal awal BUMDes intan Anyar, 400 ekor ayam petelur dan sekarang sudah produksi.

“ayam sudah mulai bertelur. Saat ini kita sudah bisa memproduksi telur dari 400 ekor ayam petelur tersebut” ungkapan kepada vawsk media, Senin 12/4)2021.

Dikatakannya juga, saat ini BUMDes intan Anyar yang bergerak di pertengahan ayam petelur, setiap hari menghasilkan 12 karpet telur dan di jual dengan harga 40.000 ribu perkarpetnya dan saat ini BUMDes intan Anyar sudah memperkerjakan 6 orang masyarakat setempat didalam usaha milik BUMDes itu.

Kepala desa sungai kijang juga berharap kepada pemerintah daerah dan pemerintah pusat untuk membantu modal, untuk mengembang kan usaha peternakan ayam petelur ini.

“Kami berharap kepada pemerintah daerah dan pemerintah pusat untuk membantu kami midal didalam pengembangan usaha BUMDes kami ini” ungkapnya.

Jurnalis David

Klik : Sumber Berita
Author: kabarkite