15 Santri Ponpes Ar-Risalah Lubuklinggau Terpapar Corona, Atiq Fahmi: Covid Bukan Aib Insyallah Mereka Sembuh

LINGGAUMETROPOLIS.COM -Jumlah kasus konfirmasi Covid 19 di Kota Lubuklinggau terus meroket tajam, sedikitnya bertambah 15 kasus berasal dari santri Pondok Pesantren (Ponpes) Modern Ar Risalah Kota Lubuklinggau.

BACA BERITA TERKAIT

Kasus Melonjak, Walikota Larang “Hajatan dan Nongkrong”

25 Pelanggar Protokol Covid 19 Diberi Sanksi Sosial ” Pakai Rompi Pelanggar”

Sebanyak 15 orang santri ini terkonfirmasi positif covid 19, dan mereka tidak dipulangkan kerumah masing-masing. Melainkan  dilakukan isolasi di rumah sehat yang dibuat oleh pihak Ponpes.

JANGAN LEWATKAN

RS AR Bunda Dipusaran ‘Kontroversi’ Dugaan Mencovidkan Pasien Meninggal Asal 4 Lawang

15 orang santri ini masuk dalam tambahan 26 kasus konfirmasi positif Covid-19 yang dirilis Satuan Tugas Penanganan Covid-19 di Kota Lubuklinggau, Minggu (14/9/2020) lalu.
Sehingga jumlah kasus konfirmasi Covid-19 di Kota Lubuklinggau jumlah secara keseluruhan sebanyak 379 kasus.

Kepala Bidang P2P Dinkes Kota Lubuklinggau, Darlela menyampaikan terpaparnya ke 15 orang santri terpapar Covid-19 tersebut bermula dari salah satu santri yang merasa ada gejala Covid-19. Kemudian pihak Ponpes Ar Risalah mememinta bantuan ke pada Dinkes dan Puskesmas Citra Medika untuk melakukan pemeriksaan kesehatan kepada para santri di Ponpes tersebut.

“Setelah dilakukan pemeriksaan, hasilnya berdasarkan swab test ternyata satu santri positif Covid-19,” ungkap Darlela saat menyampaikan pers rilis di Pondok Pesantren Ar Risalah Kota Lubuklinggau, Senin (14/9/2020).

Darlela menjelaskan, awalnya pihaknya melakukan swab test pada santri tersebut hari Selasa (8/9), kemudian, Rabu (9/9) langsung dilakukan swab test ke 72 santri yang melakukan kontak erat dengan santri tersebut.

“Untuk sementara baru keluar 37 orang. Untuk yang positif Covid-19 sebanyak 15 orang dan 22 orang lainnya negatif, sementara sisanya belum keluar masih menunggu dari BBLK Palembang,” ujarnya.

Darlela menambahkan, untuk 15 orang santri positif Covid-19 tersebut saat ini sudah dilakukan isolasi di rumah sehat yang disediakan oleh pihak Ponpes. Pihaknya juga sudah mengecek bahwa rumah sehat Ponpes tersebut sudah sesuai standar kesehatan.

“Untuk mereka yang memiliki gejala atau sakit saluran pernafasan dipisahkan dengan yang tidak punya gejala, lokasinya memang sudah dipisah,” katanya.

Sementara Pimpinan Ponpes Modern Ar Risalah Kota Lubuklinggau, Atiq Fahmi menyampaikan ke 15 santri tersebut diisolasi di rumah sehat Ponpes sudah sesuai anjuran dari Dinkes dan Puskesmas Citra Medika.

“Santri ini tidak dipulangkan karena Covid-19 ini penyakit harus diisolasi, kemudian tidak semua santri belum dilakukan swab test, ditambah kalau dipulangkan akan riskan karena khawatir kasus ini bisa menyebar,” ungkapnya.

Sementara untuk aktivitas belajar mengajar saat ini tetap berjalan normal seperti biasa di dalam Ponpes khususnya seperti setor hafalan tetap, namun lebih mengedepankan protokol kesehatan.

“Sementara untuk ustad pengajar yang berasal dari luar untuk sementara dilakukan belajar via dalam jaringan (daring). Pengajar dari luar dilarangan datang hanya memberikan materi via daring yang akan dikerjakan oleh santri dalam pondok,” pungkasnya.

Dia juga meminta agar orang-orang yang terpapar covid 19 tidak berkecil hati karena corona bukanlah aib melainkan cobaan dari allah SWT dan dapat disembuhkan.

” Insyallah, covid itu bukan aib, kita sangat optimis virus ini bisa disembuhkan, mohon doa dan dukungan untuk kami melalui pandemi ini,”pungkasnya. (*)